Friday, 19 July 2019

Potret Perbedaan Destinasi yang Sama di Empat Musim

Potret Perbedaan Destinasi yang Sama di Empat Musim


Perubahan musim akan dominan terhadap keadaan sekitar. Di negara dengan iklim sub-tropis akan memiliki empat musim di tiap tahunnya. Baik warna langit, kualitas cahaya, hamparan pemandangan, dedaunan serta turunnya salju. Hal ini pastinya akan dominan terhadap tujuan wisata yang akan ditemui wisatawan.

Beberapa foto telah diabadikan untuk mencocokkan tempat yang sama di empat musim berbeda. Terdapat musim semi, musim panas, musim gugur dan musim dingin. Seperti apa keunikannya?

1. Kuil Vittala (Karnataka, India)


Hampi, yang pernah menjadi ibukota Kekaisaran Vijayanagar, masih menyisakan kuilnya. Terdapat Kuil guna Garuda (Dewa Elang) di Kuil Vittala, kereta batu yang mewakili kendaraan Dewa Wisnu.

Dalam empat musim tampak Kuil yang begitu dramatis. Langit yang gelap dan juga terang juga memprovokasi hasil foto.

2. Teras Bethesda (New York, AS)


Kamu barangkali memandang New York sebagai kota yang sibuk, namun ada Teras Bethesda yang menyuguhkan ketenangan. Perancangnya, Calvert Vaux mencerminkan prioritasnya guna ruang pada tahun 1960.

Di lokasi ini tergambar bagaimana empat musim tergambar. Dari pohon yang hijau, gugur dan tertutup salju.

3. Istana Nymphenburg (Munich, Jerman)


Dibangun tahun 1664 sebagai istana musim panas untuk Dinasti Wittelsbach, bulan-bulan yang lebih hangat menjadi masa-masa terbaik untuk berangjangsana di lokasi ini andai kamu hendak melihat ke dalam. Akan namun di luar ruangan, anda akan mengejar potret yang sangat bertolak belakang di tiap musimnya.

Istana terletak di taman dan kebun yang luas bahkan mempunyai sistem kanal sendiri. Pepohonan tumbuh subur di musim semi, tak tampak oleh salju ataupun terlihat kering di musim gugur.

4. Kapel di King’s College, University of Aberdeen (Scotland, UK)


Kapel di King's College telah melalui empat musim semenjak tahun 1495. Menjadi kota tercerah di Inggris, distrik Northeast Scotland ini pun akan memukau di musim dingin.

Terdapat cerminan sejarah di sini. Gedung-gedung di pertengahan abad ke-18 sampai ke-20 ini tercipta dari granit, menawarkan batuan warna abu-abu yang dingin.

5. Kebun Anggur Lembah Elqui (Chili)


Waktu ideal untuk menyaksikan Lembah Elqui ialah Februari sampai Mei, di mana anggur siap panen guna menghasilkan brendi regional, pisco. Tetapi di musim yang berbeda, kebun anggur menawarkan evolusi warna yang paling mencolok, abu-abu, cokelat, sampai putih sebab salju.

Saat Juni dan Juli bakal dingin dan hujan turun, menciptakan suasan terasa menyeluruh dengan mengupayakan anggur dan bir lokal.

6. Shaman Rock (Pulau Olkhon, Rusia)


Pulau Olkhon di Danau Baikal, Rusia ialah tempat suci untuk orang Buryat. Pulau ini sering ditemui sebagai lokasi ziarah di Rusia. Shamanka, atau Batu Dukun, ialah yang sangat suci dan sangat indah, lokasi pemimpin kuno tinggal.

Puncak kembar marmer putihnya bakal menyambut pengunjung di bibir pantai berpasir yang diberi batas oleh pohon-pohon. Pulau ini bakal terlihat terbakar di musim gugur atau telaga yang menggali di musim semi.