Showing posts with label sport. Show all posts
Showing posts with label sport. Show all posts

Friday, 27 September 2019

Klub Badminton Indonesia Produsen Atlet Top Selain PB Djarum



Klub Badminton Indonesia Produsen Atlet Top Selain PB Djarum


Tamantoto Togel HKGeliat badminton di Indonesia tidak terlepas dari keberadaan sejumlah klub bulutangkis terkemuka. Di samping PB Djarum, terdapat pula Jaya Raya, Tangkas, SGS, Mutiara Cardinal, Suryanaga, sampai Exist.

Kontribusi klub-klub tersebut terlihat dari pembenihan dan pembinaan pemain yang menghasilkan atlet-atlet badminton yang sekarang menjadi tumpuan Indonesia di pentas internasional.

Berikut klub-klub bulutangkis di Indonesia di samping PB Djarum yang pun menghasilkan atlet-atlet tepok bulu berkualitas.

1. PB Jaya Raya Jakarta

Klub yang bermunculan atas prakarsa mantan Gubernur DKI Jakarta, Ali Sadikin, pada mulanya pun membina cabang olahraga atletik dan sepak bola. Namun pada perjalanannya, Ir. Ciputra selaku penindaklanjut gagasan membubarkan klub atletik dan sepak bola.

Hendra Setiawan adalahsalah satu pebulutangkis asal klub PB Jaya Raya. (CNNIndonesia / Putra Permata Tegar) Sempat memakai GOR Kuningan sebagai markas, Jaya Raya kemudian beralih ke komplek sekolah atlet Ragunan. Retno Kustiyah, Rudy Hartono, Minarni, dan Imelda Wiguna ialah pelatih-pelatih yang turut menjaga Jaya Raya semenjak 1970-an.

Beberapa pemain top asal Jaya Raya yang ketika ini menjadi penghuni pelatnas PBSI Cipayung ialah Greysia Polii, Rizky Amelia Pradipta, dan M Rian Ardianto. Atlet senior Hendra Setiawan pun adalahproduk binaan Jaya Raya.

2. PB Tangkas Jakarta

Klub bulutangkis yang berdiri semenjak 1951 ini sudah mencetak 10 juara dunia laksana Verawaty Fajrin, Ade Chandra, Icuk Sugiarto, Joko Suprianto, Ricky Subagja, Hendrawan, Nova Widianto, dan Liliyana Natsir.

Di samping 10 gelar juara dunia, atlet-atlet PB Tangkas pun mempersembahkan empat medali olimpiade, sembilan juara All England dan 10 medali emas Asian Games.

3. Sangkuriang Graha Sarana (SGS) Bandung

SGS telah berusia 32 tahun dan menghasilkan sejumlah pemain top. Salah satunya ialah peraih medali emas Olimpiade 2004, Taufik Hidayat.

Kini penerus Taufik dari SGS ialah Anthony Sinisuka Ginting yang menghuni pelatnas di nomor tunggal putra. Selain tersebut Fajar Alfian juga adalahjebolan klub asal Bandung ini.

Di samping mempunyai tempat pelatihan dan pembinaan di Kota Kembang, ketika ini SGS pun mempunyai pusat pelatihan di Taufik Hidayat Arena, Jakarta.

4. Mutiara Cardinal Bandung

Berawal dari nama Blue White pada 1950-an, klub asal ibu kota Jawa Barat tersebut berubah nama pada 1967. Klub ini pun menggelar audisi guna menjaring minat dan bakat atlet-atlet di wilayah Jawa Barat dan sekitarnya.

Pebulutangkis tunggal putri nomor satu Indonesia ketika ini, Gregoria Mariska Tunjung, adalahhasil binaan klub Mutiara Cardinal.

5. Suryanaga Surabaya

Klub asal Jawa Timur ini menjadi di antara penghasil atlet-atlet top di arena bulu tangkis. Trikus Hariyanto, Alan Budikusuma, Alvent Dwi Yulianto, dan Sony Dwi Kuncoro pernah mendapat gemblengan di Suryanaga.

Dibanding klub-klub yang sudah menghasilkan atlet-atlet ke pelatnas PBSI, Exist masih termasuk muda. Baru berusia delapan tahun, klub asal Jakarta ini telah menyumbangkan pemain-pemain muda ke Cipayung laksana Fitriani, Chico Aura Dwi Wardoyo, dan Frengky Wijaya Putra.

Wednesday, 25 September 2019

Pogba Kembali Waras, Man United Siap Tampil Beringas



Pogba Kembali Waras, Man United Siap Tampil Beringas


Tamantoto Togel HK - Manchester United harus buru-buru bangkit usai keok 0-2 dari West Ham United di pekan keenam Premier League. Pasalnya, mereka bakal bersua Rochdale di ajang Piala Liga pada Kamis (26/9/2019) pagi-pagi sekali WIB.

United di atas kertas akan mampu menanggulangi kontestan League One itu dengan mudah. Akan tetapi, tidak boleh lupa bila keran gol 'Iblis Merah' sedang seret-seretnya. Rata-rata gol mereka di lintas ajang hanya menyentuh angka 0,83 per laga.

Belum lagi dengan badai cedera yang menghantam skuat asuhan Ole Gunnar Solskjaer tersebut. So, mau enggan mantan arsitek Cardiff City itu akan dituntut guna merotasi skuatnya yang minim demi mengawal kebugaran semua pemainnya.

Ada kabar baik, nih. Paul Pogba dapat kembali tampil bareng United. Seperti diketahui, ia merasakan cedera pergelangan kaki dan melewatkan tiga laga terakhir.

Dalam konferensi pers sebelum laga, Solskjaer mengonfirmasi soal situasi Pogba. Menurutnya, pemain berdarah Guinea itu akan turun di laga versus Rochdale walau tidak bakal tampil 90 menit penuh.

Sementara Marcus Rashford yang merasakan cedera pangkal paha dijamin absen. Begitu pun dengan Anthony Martial dan Luke Shaw yang masih belum dapat tampil lantaran tengah menjalani dalam masa pemulihan.

"Dia (Pogba) barangkali akan tampil sejumlah menit melawan Rochdale. Tapi kami pikir dia telah siap guna laga melawan Arsenal," kata Solskjaer laksana dilansirSky Sports.

Terpenting memang laga melawan Arsenal akhir pekan depan, sih. Kemenangan atas The Gunners menjadi vital. Bukan sekadar membetulkan peringkat klasemen, tetapi pun penting guna mendongkrak keyakinan diri gerombolan pemain United.

Solskjaer dapat bersandar penuh untuk Pogba nantinya. Perlu dikenang bahwa ia ialah pencetak gol dan assist terbanyak United di edisi 2018/19.

Sementara di musim ini, Pogba masih jadi penggawa United dengan rasio umpan kunci per laga tertinggi sejumlah 2,8 serta torehan 2 assist.


Harry Maguire, Daniel James, dan Paul Pogba. Foto: Reuters/Jason Cairnduff
Satu lagi nilai plus Pogba, yaitu punya CV lumayan ketika melawan Arsenal. Ia berkontribusi langsung atas 3 dari 10 gol terakhir United ke gawang Granit Xhaka dan kawan-kawan.

Kebetulan deretan pertahanan Arsenal sedang bobrok-bobroknya. Dalam 5 laga terakhir mereka kecurian rata-rata 2 gol tanpa sekalipun mengukir clean sheet. 


Friday, 13 September 2019

Vinales Berharap Cuaca Panas saat Balapan di MotoGP San Marino 2019



Vinales Berharap Cuaca Panas saat Balapan di MotoGP San Marino 2019

Vinales Berharap Cuaca Panas saat Balapan di MotoGP San Marino 2019

Tamantoto Togel HKFaktor cuaca selalu menjadi hal terpenting dalam dunia balap MotoGP. Sebab cuaca sangat mempengaruhi kondisi ban ketika balapan berlangsung. Pemilihan ban di cuaca tertentu terkadang menjadi sangat krusial untuk para pembalap.

Cuaca itu pun menjadi salah satu hal yang dipikirkan pembalap Tim Monster Energy Yamaha, yakni Maverick Vinales, menjelang bergulirnya balapan MotoGP San Marino 2019 pada Minggu 15 September 2019 malam WIB nanti. Ia yang baru saja melakoni tes MotoGP di Sirkuit Misano, San Marino, pada pekan lalu merasa sudah menemukan cuaca yang tepat agar bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya saat balapan nanti.


Aksi Maverick Vinales saat kendarai YZR-M1
Jadi, tepatnya Vinales berharap cuacanya panas saat balapan berlangsung. Karena pada saat cuaca panas, rekan setim Valentino Rossi itu merasa mampu memacu YZR-M1 dengan sangat cepat. Pemilihan ban pun sudah ia ketahui apa yang tepat ketika cuacanya di Misano sangat panas.

“Vinales juga merasakan ada perkembangan dari penampilannya jika balapan di San Marino nanti bakal dalam keadaan cuaca yang panas. Karena saat tes di Misano itu berlangsung, kebanyakan Vinales tampil dalam cuaca yang sangat terik,” ungkap Vinales,


Pembalap Tim Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales
“Kami banyak mendapatkan peningkatan ketika kondisi lintasan sangat panas, namun kami masih berharap bisa melakukannya lebih baik. Saya banyak melakukan satu putaran dengan menggunakan ban bertipe hard karena saat menggunakan soft saya sudah oke. Jadi saya percaya diri,” pungkasnya.

Wenger Anggap MU Bukan Kandidat Juara Liga Inggris



Wenger Anggap MU Bukan Kandidat Juara Liga Inggris


Tamantoto Togel HK - Liga Inggris baru berjalan empat pekan, namun Mantan manajer Arsenal Arsene Wenger memprediksi Manchester United tidak bakal menjadi juara.

MU sudah melewati empat pertandingan dengan meraih lima poin hasil dari satu kali menang, dua kali imbang, dan sekali kalah. Kini The Red Devils menempati peringkat kedelapan.

Meski masih menyisakan 34 pertandingan lagi, Wenger menilai MU sudah tak punya kans menjadi juara Liga Inggris musim ini. Juru latih berjuluk Sang Profesor itu menganggap anak-anak asuh Ole Gunnar Solskjaer belum mampu mengemban tugas membawa klub menjadi juara.


Wenger Anggap MU Bukan Kandidat Juara Liga Inggris
Man United hanya sekali meraih poin penuh dari empat laga awal Liga Inggris. (AP Photo/Rui Vieira) "Saat Anda melihat Manchester United, mereka adalah salah satu contoh sebuah potensi. Tetapi mereka tidak bisa membangun jalur kolektif. Mungkin pemain-pemain ini tidak cukup matang untuk membawa tim bermain seperti Manchester United secara bersama-sama. Itu adalah tanda tanya sekarang."

"Anda merasa ada sesuatu yang dapat dihasilkan tetapi tidak siap. Saat Anda melihat mereka bermain, mereka bukan kandidat untuk bersaing dalam perebutan gelar juara. Akankah mereka mengulang apa yang Giggs, Scholes, Beckham lakukan beberapa tahun lalu? Secara personal, saya tidak yakin," kata Wenger dikutip dari beIN Sports.

Wenger merupakan salah satu manajer yang cukup hapal karakter permainan MU, khususnya ketika masih ditangani Sir Alex Ferguson. Sosok yang pernah menangani klub Nagoya Grampus Eight di Liga Jepang itu sudah menangani Arsenal di Liga Inggris sejak 1996 hingga 2018.

Sunday, 8 September 2019

Barcelona Diklaim Berbeda Perlakukan kepada Xavi dan Iniesta



Barcelona Diklaim Berbeda Perlakukan kepada Xavi dan Iniesta


Mantan penggawa Barcelona pada periode 2004-2008 Deco menyatakan bekas klubnya memperlakukan Xavi Hernandez dan Andres Iniesta secara berbeda. Menurutnya, Blaugrana tidak menyerahkan pujian yang setimpal guna Xavi laksana yang didapat Iniesta.

Padahal, kata dia, kedua gelandang terbaik di dunia tersebut mempunyai andil yang sama baik ketika berkostum Barcelona maupun Timnas Spanyol. Keduanya menjadi benak permainan Blaugrana hingga dapat meraup tidak sedikit trofi juara.


"Berdasarkan keterangan dari saya, Xavi ialah pemain yang tidak selalu paling dihargai di Barca. Awalnya mereka tidak pernah memberinya apa yang mestinya dia dapatkan," kata Deco dilansir AS.

"Padahal dia memenangkan hal-hal urgen dengan kesebelasan nasionalnya. Itulah yang memberinya keyakinan diri guna menjadi laksana dirinya di Barca," ungkapnya.

"Dia (Xavi) mencuat pada 2008 (Piala Eropa). Untuk saya, sekitar lima atau enam tahun Xavi gelandang terbaik di dunia," ucapnya.

Menurutnya, Blaugrana tak menyerahkan pujian yang seharusnya didapat oleh Xavi. Sedangkan Iniesta, kata dia, El Barca mengindikasikan sikap yang lebih sayang untuk gelandang Vissel Kobe itu.


"Iniesta ialah kasus yang berbeda. Dia tidak jarang kali pemain yang penting. Itu tumbuh seiring waktu," tuturnya.

Namun menurut keterangan dari Deco sendiri, dua-duanya sebenarnya mempunyai peran yang sama pentingnya dan sama berkualitasnya. Buktinya, kini setelah dua-duanya tak terdapat lagi di Camp Nou, permainan Barca jadi berubah.

"(Xavi dan Iniesta) mewakili pemain tengah terbaik dan mewakili tidak sedikit gaya Barca dan gaya kesebelasan Spanyol," ujarnya.

Tuesday, 27 August 2019

Kalahkan Marquez di MotoGP Inggris 2019, Rins Tuai Pujian Crutchlow



Kalahkan Marquez di MotoGP Inggris 2019, Rins Tuai Pujian Crutchlow

Kalahkan Marquez di MotoGP Inggris 2019, Rins Tuai Pujian Crutchlow

Pembalap Tim LCR Honda, Cal Crutchlow, menyerahkan komentar soal keberhasilan Alex Rins memenangi duel melawan Marc Marquez dalam pacuan di MotoGP musim 2019 seri Inggris. Ia menyatakan terkesan dengan keberanian yang diperlihatkan pembalap Tim Suzuki Ecstar tersebut.

Sebagaimana diketahui, Rins memang sukses menunjukkan performa gemilang saat menjalani pacuan di Sirkuit Silvestone pada akhir pekan kemarin. Memulai pacuan dari posisi kelima, Rins langsung tampil mengebrak semenjak lap awal.


Bahkan Rins sukses merebut posisi ketiga dari tangan rider Tim Pramac Ducati, Jack Miller, pada tikungan kesatu. Rins pun mampu menyalip pembalap senior Tim Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, pada lap-lap mula untuk menduduki posisi kedua.

Rins pun sempat sejumlah kali menciptakan Marquez merasakan tekanan dengan menyalipnya pada sejumlah kesempatan. Puncaknya ialah ketika Rins benar-benar melalui pembalap Tim Repsol Honda itu sejumlah saat jelang menyentuh garis finis. Rins juga menjuarai MotoGP Inggris 2019.

Penampilan spektakuler Rins di MotoGP Inggris 2019 juga mendapatkan tidak sedikit pujian dari semua pengamat maupun sesama pembalap. Crutchlow ialah salah satu sosok yang sukses dibuat terkesan dengan aksi menawan Rins di MotoGP Inggris 2019.


“Saya paling mengenal Marc. Dia ialah sosok yang tidak jarang kali menyiapkan diri sesempurna barangkali untuk menjalani suatu balapan, tergolong dalam pacuan kali ini (MotoGP Inggris 2019),” ucap Crutchlow, laksana disadur dari Speedweek, Selasa (27/8/2019).

“Akan tetapi laksana yang anda lihat bahwa Alex Rins memang tampil benar-benar spektakuler dalam pacuan kali ini. Saya sendiri sebetulnya sudah menebak bahwa Alex akan tampil spektakuler sejak hari kesatu di sini. Dia berkendara dengan paling baik, dan saya sampaikan selamat padanya,” tutupnya.

Monday, 26 August 2019

Matthijs de Ligt Tak Mengira Jadi Pemain Pengganti di Juventus



Matthijs de Ligt Tak Mengira Jadi Pemain Pengganti di Juventus

Matthijs de Ligt - Juventus

Matthijs de Ligt mengatakan bila ia tak mengira melulu duduk di bangku pemain pengganti ketika Juventus berhadapan dengan Parma. Menurutnya, ia tak terbiasa dengan situasi laksana itu.

Juventus membuka Serie A 2019-20 dengan menjalani laga tandang ke markas Parma. Juvenuts membawa pulang poin sarat setelah menang dengan skor 1-0 lewat gol Giorgio Chiellini.

Satu pemandangan unik dari laga tersebut ialah keberadaan Matthijs de Ligt di bangku pemain pengganti. Walaupun ditebus mahal dari Ajax, de Ligt tak mendapat garansi untuk menjadi starter.

Pemain berusia 20 tahun tersebut menyangka tidak terpilih dalam starting lineup Juventus.

"Saya lebih senang bila diandalkan  untuk tampil. Saya tidak mendapat informasi apa pun saat latihan, saya pikir saya dapat tampil pada laga kemarin," ujar de Ligt.

"Saya memuliakan keputusan pelatih. Saya tahu, saya masih beradaptasi di Italia. Leonardo Bonucci dan Giorgio Chiellin sudah menjadi tandem guna periode yang lama. Mereka ialah satu salah satu tandem bek terbaik di dunia."

"Hal ini menciptakan saya terpacu guna bekerja lebih keras lagi. Saya mesti dapat membuktikan bila saya layak untuk menjadi opsi utama," ungkap de Ligt.

Juventus tidak ditemani Maurizio Sarri saat berhadapan dengan Parma sebab menjalani proses pemulihan dampak pneumonia. Namun, ia tetap menilai pemain yang tampil pada laga tersebut.

Masih Beradaptasi


Matthijs de Ligt mengakui bila ia terus berjuang mencocokkan dirinya dengan Italia. Ia menyatakan sangat merasakan waktunya di negara tersebut.

"Saya masih berjuang belajar bahasa Italia. Saya hendak fasih supaya bisa memahami dan menjalankan instruksi pelatih dengan baik."

"Saya mengekor kursus bahasa Italia sekitar lima kali dalam satu minggu. Saya yakin dapat menjadi opsi utama begitu saya menguasai bahasa Italia," ungkap de Ligt.

Sunday, 25 August 2019

Manchester United Dipecundangi Crystal Palace di Old Trafford

Manchester United Dipecundangi Crystal Palace di Old Trafford

Pemain Manchester United Jesse Lingard mengecoh pemain Crystal Palace dalam pertandingan di Old Trafford, Sabtu (24/8/2019). [AFP]

Kenyataan pahit mesti diterima Manchester United di pekan ketiga Liga Inggris musim ini. Menjamu Crystal Palace di Old Trafford, kesebelasan besutan Ole Gunnar Solskjaer diungguli dengan skor tipis 2-1.

Kekalahan ini adalahkekalahan kesatu United di musim 2019/20. Sekaligus kemenangan kesatu untuk Crystal Palace atas Setan Merah setelah diungguli 16 kali dan bermain imbang empat kali di 20 pertemuan sebelumnya.

Dalam pertandingan yang dilangsungkan di Old Trafford, Sabtu (24/8/2019), Manchester United mendominasi penguasaan bola semenjak peluit kick off dibunyikan.

Sejak bola bergulir sampai pertengahan babak, terdaftar empat tembakan ke gawang dicungkil tim tuan rumah. United pun mendominasi penguasaan bola sebesar 72 persen.Namun demikian, setiap kesempatan yang didapat tidak berhasil  dimaksimalkan menjadi gol.

Palace yang terus ditekan sejak mula justru sukses memecah kebuntuan lebih dulu. Mendapat kesempatan untuk melancarkan serangan, semua penggawa The Eagles tidak mensia-siakannya. Serangan cepat yang di bina pun sukses membuka celah untuk Jordan Ayew guna mengubah status menjadi 0-1 di menit 32.


Pemain Crystal Palace Jordan Ayew menembus gawang Manchester United dalam pertandingan di Old Trafford.
Tertinggal satu gol di babak kesatu, United mengupayakan menggebrak di babak kedua. Tiga menit bola bergulir di paruh kedua, kesempatan didapat Daniel James sesudah menerima umpan silang dari Ashley Young. Sayang sepakan kerasnya dari segi kanan gawang meleset dari sasaran.

Peluang untuk James pulang datang dimenit 51. Namun kali ini bola sukses dibendung penjaga gawang.

Dua menit berselang, giliran Paul Pogba yang mencungkil tendangan keras dari luar kotak penalti. Sama laksana James, sepakan Pogba pun diblok.

Tidak patah motivasi menghadapi Palace yang bermain bertahan, semua pemain United terus menggedor pertahanan The Eagles.

Kerja keras Setan Merah kesudahannya terbayar di menit 89. Daniel James sukses menyeimbangkan status menjadi 1-1 sesudah lebih dari tiga kali mendapat peluang.

Akan namun skor 1-1 tidak bertahan lama. Memasuki akhir masa-masa normal pertandingan, Palace pulang memimpin.

Patrick van Aanholt mengolah papan skor sekaligus mengunci kemenangan The Eagles 1-2.

Saturday, 20 July 2019

5 Pemaim Ini Terancam Dibuang Barcelona Bila Neymar Bergabung

5 Pemaim Ini Terancam Dibuang Barcelona Bila Neymar Bergabung

Bintang Brasil dan PSG, Neymar, mengintip kartu yang dibagikan saat berpartisipasi dalam pertandingan final Poker Brasil di Sao Paulo, Rabu, 25 Juli 2018. REUTERS/Leonardo Benassatto

Barcelona masih terus berjuang mendatangkan Neymar dari Paris Saint-Germain. Tarik ulur soal harga masih terus berlanjut dan sejauh ini dilangsungkan alot.

Jika Neymar benar-benar datang, bakal ada pemain Barcelona yang dalam bahaya ditendang. Ada soal ekuilibrium tim, pun beban gaji yang mesti dikurangi. Apalagi Barcelona pun sudah menguras tidak sedikit uang dengan menyebabkan Antoine Griezmann dan Frenkie de Jong.

Lalu, siapa pemain yang terancam? Inilah lima di antaranya.

1. Luis Suarez

Luis Suarez telah lima musim membela Barcelona. Sampai ketika ini, ia sudah tampil dalam 247 pertandingan dan mencetak 177 gol.

Torehan itu mebuat Suarez dinobatkan menjadi pencetak gol tertinggi kelima di sejarah sepak bola. Meski demikian, musim kemudian prestasi pemain asal Uruguay tersebut menurun.

Pasalnya Luis Suarez melulu mampu mencetak 25 gol dan kecepatannya di lapangan pun mulai berkurang.

2. Philippe Coutinho

Penggemar Barcelona paling senang saat klub menggondol Philippe Coutinho dari Liverpool pada Januari 2018 silam.

Pada mula kedatangannya Coutinho langsung menyumbang 10 gol dan enam assist dalam 22 pertandingan. Namun, belakangan pemain asal Brasil tersebut merasa kendala untuk mereplikasi penampilan apiknya sekitar di Liverpool.

Bertukar posisi dengan Neymar di Paris Saint-Germain dapat menjadi di antara cara supaya karier Philippe Coutinho dapat kembali cemerlang.

3. Ousmane Dembele

Dembele digadang-gadang punya keterampilan sekelas Kylian Mbappe. Akan namun dalam dua tahun terakhir, Ousmane Dembele malah dibekap oleh cedera.

Dembele bergabung dengan Barcelona dengan bayaran tinggi dari Borussia Dortmund pada musim panas 2017. Pemain asal Brasil tersebut kini menjadi pemain potensial yang bakal dicoret andai Neymar benar-benar bergabung dengan kesebelasan Blaugrana.

4. Ivan Rakitic

Sejak bergabung dengan Barcelona pada 2014, Ivan Rakitic sudah memainkan 268 pertandingan dengan rata-rata selama 54 pertandingan per musim.

Rakitic pun telah menolong Barcelona ketika ditinggal pemain-pemain kunci laksana Xavi dan Andres Iniesta. Meski demikian, kesebelasan Blaugrana bakal mendapatkan bayaran yang layak andai menjual pemain berusia 31 tahun itu pada musim panas ini.

Di samping itu, Barcelona pun telah memperkuat lini tengah mereka musim panas ini dengan merekrut Frenkie de Jong.

5. Malcom

Malcom melulu tampil enam kali di La Liga Spanyol bareng Barcelona musim lalu. Pemain asal Brasil tersebut juga telah tidak asing dengan persaingan Liga Prancis.

Sebelumnya, Malcom telah memperkuat Bordeaux sekitar tiga musim. Selama periode tersebut, ia telah bermain di 93 pertandingan, mencetak 23 gol dan menyerahkan 16 assist.