Pertanda Anda Adalah Wanita yang Penuh Drama
Tamantoto Prediksi HK - Kebanyakan orang beranggapan, adrenaline junkie atau pencandu adrenalin identik dengan kaum pria. Sebab, kaum pria menyenangi momen saat hormon adrenalin mengalir dalam tubuh dan membuat sensasi tertentu, dengan teknik melakukan pekerjaan atau olahraga ekstrem. Misalnya dengan bermain roller coaster dan bungee jumping atau memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi.
Ternyata, perempuan juga dapat menjadi pencandu adrenalin dalam format berbeda. Jika lelaki memanifestasikan kejangkitan ini dalam format menaklukkan tantangan, banyak sekali wanita “menikmati” adrenalin dengan teknik mencemplungkan diri ke dalam masalah. Ya, pencandu adrenalin dapat juga tampil sebagai seseorang yang—tanpa disadari—menikmati stres. Seperti ketika Anda merasakan sesuatu yang menyerempet bahaya, saat stres melanda, tubuh pun mengeluarkan hormon adrenalin dan kortisol. Kemunculan dua hormon tersebut lewat situasi stres rupanya memberi perasaan mencandu.
Jill P. Weber, PhD, psikolog klinis dewasa asal Washington DC, AS, mengakui, tidak sedikit pasien wanitanya datang dengan keluhan merasa diri mereka terlampau dramatis. Mereka mereka menyinggung diri “drama queen” atau ratu drama. Berdasarkan keterangan dari Weber, andai dibiarkan, semua drama queen rentan merasakan depresi sebab mereka senang menumpuk stres dan memperbesar masalah.
Weber pun menyebut perempuan remaja dan dewasa ialah kelompok yang dua kali lipat lebih tidak sedikit menunjukkan fenomena depresi dibanding remaja dan lelaki dewasa. “Wanita lazimnya mulai merasa merasakan masalah serius dalam hidup mereka semenjak usia 13 tahun dan masalah bakal terus bertambah intensitasnya seiring pertambahan umur mereka,” kata Weber.
Gejala drama queen terkadang tidak disadari. Coba ingat kembali, andai tanda-tanda inilah pernah atau tidak jarang Anda rasakan, dapat jadi Anda tergolong drama queen.
1. Terus mengkhawatirkan bisa jadi buruk
Anda terus-menerus memikirkan, “Bagaimana bila nanti….” Anda fobia apa yang terjadi di masa depan tidak cocok yang diinginkan. Terus mengkhawatirkan hal-hal yang belum terjadi dan tidak tentu akan terjadi adalahsalah satu sinyal Anda kejangkitan stres. Membuat rencana jangka panjang baik, namun bersikaplah luwes dan bersiaplah terhadap segala bisa jadi yang terjadi. Semakin kita mengkhawatirkan sesuatu—yang pun belum tentu akan terjadi—semakin tinggi tingkat stres. Berarti semakin berkurang masa-masa Anda untuk merasakan momen ketika ini.
2. Selalu merasa salah
Anda tidak jarang kali merasa, apa pun opsi dan keputusan yang kita ambil bukanlah yang terbaik. “Seharusnya saya tidak begini…,” “Andaikan saya memilih jalan itu….” Selalu saja terdapat penyesalan dalam hati. Hei, seluruh keputusan pasti memunculkan risiko! Hanya saja, kita selalu memandang persoalan dari segi terjelek saja.
3. Baru bekerja ketika waktu telah mendesak
Anda sering hampir terlambat menuntaskan tugas, menggarap sesuatu ketika waktu telah mendesak, dan lebih suka bekerja secara random daripada menciptakan jadwal teratur. kita baru bisa beranggapan dengan cepat andai pekerjaan dikerjakan menjelang tenggat waktu, yang berarti tekanannya semakin tinggi. Ini sebabnya, tak peduli sepanjang apa juga waktu yang diserahkan untuk menuntaskan pekerjaan, pada kesudahannya Anda tetap bakal bekerja dalam situasi panik dan stres.
4. Gelisah andai tidak terdapat yang dikerjakan
Anda tak dapat menikmati detik demi detik tanpa mengerjakan apa pun. kita gusar saat harus menantikan pesanan minuman sekitar 5 menit. Anda khawatir ketika pintu lift kantor tak kunjung terbuka. Lalu Anda menguras waktu guna memikirkan masalah-masalah yang tidak ada. Para pencandu drama tidak merasakan waktu selesai dengan santai.
5. Senang membuat masalah
Seorang ratu drama bakal selalu berjuang keras mencari dalil untuk membuat drama, bahkan walau kehidupan mereka baik-baik saja. Misalnya, mereka dapat sedih melulu karena potret atau kedudukan di medsos tidak mendapat tanda "suka" dari teman. Atau, “Kenapa pesan singkatku belum pun dibalas? Dia marah atau barangkali dia sedang pergi bareng wanita lain? Aduh, apa yang mesti kulakukan?” Perkara pesan singkat telat dibalas sejumlah menit meruntuhkan dunia. Please, deh!
