Jangan Buru-buru Menikah, Kalau 4 Hal Ini Masih Menghantui!
Tamantoto Prediksi HK - Menikah bukan hanya soal telah mapan segi umur dan financial. Namun kesiapan mental pun kesiapan hati menyimpulkan menikah pun harus mantap.
Ada sejuta rasa campur aduk menjelang menerima pinangan si Dia, maka tanyakan dalam hati terdalam, apakah 4 urusan berikut masih menghantui kita saat menyimpulkan akan menikah .
1. Menyayangi, namun tidak jatuh cinta
Jika Anda hendak menikah dengan seseorang sebab merasa mereka bakal menjadi pasangan yang baik guna Anda dan seorang calon orangtua yang baik, tetapi Anda tidak jatuh cinta untuk pasangan Anda, usahakan kita pikirkan pulang apakah kita siap guna menikah atau tidak.
Di samping itu, dapat saja kita pernah mencintainya namun seiring berjalannya waktu justeru terlalu tidak sedikit bertengkar dan merasa bukan lagi dapat berkomunikasi dengan baik, sampai-sampai perasaan itu berkurang dan habis.
Oleh sebab itu, jajaki dipikirkan lagi apakah kita benar-benar telah siap guna menikah atau tidak. Ingat, saat menikah bakal ada lebih tidak sedikit masalah yang datang menguji pernikahan Anda.
2. Menyimpan rahasia
Salah satu tujuan kenapa orang menyimpan rahasia, khususnya di dalam hubungan mereka, ialah agar pasangannya tidak sakit hati atau memperburuk keadaan. Akan tetapi, ternyata kelaziman tersebut bisa merusak hubungan kita dan menjadi di antara tanda kita belum siap menikah.
Rahasia yang tidak dikatakan lalu terbongkar, bisa merusak kepercayaan. Jika kita menghancurkan keyakinan tersebut, akan susah untuk membangunnya kembali.
Walaupun barangkali Anda dapat mengawal rahasia itu dengan baik, bukan berarti selamanya pasangan kita tidak akan memahami hal tersebut. Apabila rahasia kita ketahuan, baik tersebut untuk mengayomi pasangan atau bukan, bukan tidak barangkali mereka bakal merasa dikhianati.
Oleh sebab itu, sikap yang tidak terbuka untuk pasangan dapat menciptakan mereka susah untuk memahami sifat kita yang sebetulnya dan dapat merusak hubungan Anda. Jika kita dan pasangan masih senang menyimpan rahasia, mungkin membina rumah tangga belum dapat Anda mulai.
3. Prinsip kita dan pasangan tidak sejalan
Berdasarkan keterangan dari American Psychological Association, menghadapi dan menguasai krisis serta konflik yang tidak dapat dihindari ialah salah satu “keterampilan” yang mesti sama-sama dipunyai kedua belah pihak semenjak sebelum dan sekitar menikah.
Akan tetapi, andai perbedaan pendapat yang sepele atau konflik yang remeh saja tidak pernah teratasi dengan baik sekitar pacaran, ke depannya bakal timbul pola yang sama sekitar Anda berdua berumah tangga. Pada akhirnya, masalah yang timbul bakal semakin berlarut-larut dan barangkali tidak bakal tuntas teratasi.
Ketika prinsip kita dan pasangan tidak sejalan dan tidak dapat menemukan solusinya, barangkali ini pertanda kita belum siap menikah. Apalagi saat Anda berdua tidak pun mencapai kesepakatan setelah bertukar pikiran tentang teknik mendidik anak atau keuangan. Maka akan susah untuk menghadapi konflik lainnya.
4. Menikah dengan dalil yang salah
Coba bertanya pada diri sendiri, kenapa Anda hendak menikah dengan pasangan Anda ketika ini. Apakah memang kita benar-benar mencintainya atau sebatas perasaan bersalah dan tidak enak andai tidak menerimanya?
Di samping tidak memegang prinsip yang sama, penyebab perceraian lainnya ialah karena pernikahan tersebut dilaksanakan menurut dalil yang tidak cukup tepat. Misalnya, kita menikah karena hendak memperlihatkan Anda telah move on dari mantan Anda. Atau, Anda inginkan menunjukkan untuk orangtua kita bahwa Anda dapat mandiri.
Pada akhirnya, pernikahan dengan dalil tersebut tidak akan memperlihatkan apa-apa. Alasan-alasan yang kita buat guna menikah malah menunjukkan bahwa kita memang tidak siap menggelar pernikahan.
Sebelum terlambat, Jika kita memang belum siap guna menikah sebab masih terganggu 4 urusan di atas, barangkali jujur mengenai perasaan kita pada pasangan ialah jalan terbaik daripada buru-buru menyimpulkan menikah lantas menyesal.
