3 Penyebab Bayi Menangis Tidur di Boks Bayi
Tamantoto Togel - Aktivitas menidurkan bayi jadi kendala khusus untuk para orang tua baru. Beberapa terdapat yang mulai menerapkan kelaziman bayi untuk istirahat di dalam boks atau lokasi tidur eksklusif bayi. Sementara ada pun menolak istirahat di dalam boks, sampai-sampai tidur bersama-sama di satu lokasi tidur.
Masa-masa ini pasti menjadi dilema. Namun kita perlu memahami penyebab bayi menampik tidur di dalam boks bayi, seperti dikutip dari laman Times of India inilah ini.
Alasan bayi menampik ditempatkan boks bayi
1. Cemas sebab berpisah dari orang tua
Sekitar 6-7 bulan, kebanyakanbayi mengembangkan objek permanen dan mulai memisahkan antara wajah. Ketika kita meninggalkan ruangan dan meletakkannya di dalam boks, mereka menyadari bahwa Anda bakal pergi dan di situlah kegelisahan pemisahan diaktifkan. Mereka tidak terbiasa istirahat sendirian dan menginginkan sentuhan manusia. Jadi, ini menciptakan mereka hendak tidur di sebelah kita demi kenyamanan.
2. Refleks merasa tidak terlindungi
Bayi terbiasa istirahat di dalam gendongan kita dan terlindungi sejak ketika dilahirkan. Jika mereka merasa bahwa kita meletakkannya, refleks fobia tak terlindungi terpicu. Mereka merasa bakal jatuh atau dalam bahaya. Oleh sebab itu, mereka melekat pada Anda ketika Anda meletakkannya bakal mulai menangis.
3. Bayi menderita refluks asam
Banyak bayi lebih suka tidur oleng ke samping daripada berbaring terlentang sebab masalah kolik atau refluks. Masalah tersebut muncul bila istirahat dalam posisi terlentang. Hal ini dapat menjadi salah satu dalil mengapa bayi Anda menampik untuk istirahat di boks bayi. sebab tidak dalam gendongan lengan Anda.
Jika Anda hendak membiasakan bayi istirahat di dalam boks bayi, ada sejumlah tips yang dapat dilakukan. Namun butuh diingat, kita tidak dapat sepenuhnya mengolah bayi yang benar-benar tidak hendak di dalam boks bayi.
Berikut ini teknik untuk membudayakan bayi di dalam boks.
1. Bertahan sebentar
Satu urusan yang diharapkan bayi ialah dipastikan bahwa orang tua mereka terdapat di samping mereka, sampai-sampai ia tidak merasa ditinggalkan sendirian. Selama masa transisi dari gendongan ke boks bayi, pertimbangkan untuk unik kursi di samping boks. Hibur si kecil dan yakinkan kita tidak pergi ke mana pun. Bayi pun mempunyai reaksi indera penciuman yang lebih baik dari Anda. Pertimbangkanlah meninggalkan baju lama atau kain bekas gunakan Anda di dalam boks bayi guna menenangkannya.
2. Dimulai dari waktu istirahat malam hari
Pertimbangkan untuk menempatkan bayi di dalam boks bayi ketika tidur malam hari, saat mereka ingin tidur siang sangat lama dan mempunyai tekanan homeostatis atau kemauan untuk istirahat berada pada puncaknya. Dengan masa transisi di malam hari ini, bayi tidak terlampau rewel dan diharapkan dapat beradapatasi.
3. Berikan waktu guna transisi
Anda jangan bercita-cita bayi bakal berubah dalam masa-masa hitungan hari menjadi nyaman di dalam boks bayi. Dibutuhkan kesabaran dan ketelatenan Anda guna rutin mengenalkan boks untuk bayi, dapat jadi proses transisinya perlu waktu berminggu-minggu.
