Wednesday, 28 August 2019

Cegah Asam Lambung Naik dengan 5 Kebiasaan Ini



Cegah Asam Lambung Naik dengan 5 Kebiasaan Ini

Ilustrasi wanita memegang perut. Pixabay.com/Natasya Gepp

Saat asam lambung naik pasti mengganggu aktivitas. Bagi meredakannya, Anda dapat mengkonsumsi obat-obatan. Namun terdapat lima teknik menurunkan asam lambung tanpa obat yang dapat Anda jajaki sendiri.

Beberapa tips menurunkan asam lambung ini sebetulnya komitmen untuk mengolah gaya hidup. Hanya dengan mengubah kelaziman sehari-hari sampai memperbaiki teknik tidur dapat jadi teknik menurunkan asam lambung secara alami.

Nah, untuk Anda yang kerap merasakan asam lambung naik, cek kembali pola kegiatan yang tidak jarang memancing terjadinya urusan ini. Kemudian Anda dapat menyesuaikan dengan gaya hidup lebih baik.

Berikut ini sejumlah tips guna menurunkan asam lambung yang naik.

1. Jangan santap berlebihan
Makanan masuk ke lambung melewati kerongkongan. Di ujung bawah kerongkongan tersebut, terdapat otot berbentuk laksana cincin yang dinamakan esophageal sphincter. Otot ini bermanfaat sebagai katup yang menangkal makanan atau asam di lambung tidak naik pulang ke kerongkongan. Jika terlalu tidak sedikit tekanan pada otot ini laksana saat santap berlebihan, maka kegunaannya sebagai katup bakal terganggu.

2. Kurangi berat badan
Pada orang dengan berat badan berlebih atau obesitas, otot diafragma bakal mendapat tekanan sampai-sampai otot esophageal sphincter naik, disebut pun dengan hiatus hernia. Dengan meminimalisir berat badan atau lemak dapat jadi teknik menurunkanasam lambung tanpa obat.

3. Batasi konsumsi kopi
Bagi orang yang nyaris setiap hari mengawali hari dengan minum kopi, usahakan memberi batas kebiasaan sebab dapat menambah risiko naiknya asam lambung. Meski tidak sedikit perdebatan tentang hal ini, tetapi kopi terbukti menambah durasi terjadinya eskalasi asam lambung di tiap jeda masa-masa makan.

4. Mengunyah permen karet
Siapa sangka, mengunyah permen karet dapat mengurangi tingkat asam di kerongkongan. Terlebih, andai permen karetnya berisi bicarbonate. Logikanya ialah ketika seseorang mengunyah permen karet, buatan air liur bakal meningkat dan mencairkan asam di kerongkongan.

5. Hindari bawang mentah
Banyak studi yang mengindikasikan bahwa mengunyah bawang merah yang masih mentah dapat memunculkan gas di perut sebab kandungan fibernya. Tak melulu itu, bawang merah mentah pun dapat memunculkan iritasi di kerongkongan. Konsekuensinya, heartburn dapat jadi terasa lebih menyiksa.

Sebenarnya, naiknya asam lambung ialah hal yang normal. Namun menjadi tidak wajar saat terjadi begitu tidak jarang dan memunculkan rasa tidak nyaman untuk mereka yang mengalaminya. Normalnya, diafragma bisa menahan supaya asam lambung tidak naik ke kerongkongan. Sayangnya pada penderita GERD (Gastroesophageal Reflux Disease), urusan ini tidak berhasil  dilakukan.

Gejala yang sangat umum saat asam lambung naik ialah heartburn, yakni rasa nyeri dan terbakar di dada atau tenggorokan. Heartburn seringkali paling terasa seusai santap dan semakin memburuk saat penderita mengupayakan duduk maupun berbaring.