Friday, 30 August 2019

Cara Mengendalikan Amarah Anda di Tempat Kerja

Cara Mengendalikan Amarah Anda di Tempat Kerja

6 Cara Mengendalikan Amarah Anda di Tempat Kerja

Sebagai insan biasa, anda semua tentu pernah merasa marah. Sebagian besar orang pada satu titik barangkali pernah emosi sebab adanya stres, konflik, dan/atau politik di lokasi kerja.

Beberapa pemicu tersebut pasti saja dapat mengakibatkan Anda kehilangan kepala dingin. Sangat gampang untuk bereaksi berlebihan ketika situasi ‘memanas’ di ketika emosi meledak-ledak dan kita tidak dapat beranggapan jernih.

Untuk menghindari peristiwa tidak mengasyikkan yang bakal merusak kredibilitas profesional Anda, JobStreet.com berbagi sejumlah langkah simpel untuk membetulkan situasi dan pulang tenang.

1. Cari udara segar

Kami paham besarnya godaan guna ‘menyerang’ ketika batas kesabaran Anda telah habis; saat satu-satunya urusan yang hendak dilakukan ialah meneriakkan ucapan-ucapan kasar dan memukul seseorang. Demi reputasi diri Anda, bangkit berjalan, carilah udara segar, dan tidak boleh berhenti hingga Anda telah tenang kembali.

2. Curhat pada sejawat yang dipercaya

Ceritakan masalah Anda untuk kolega yang kita percayai. Hal ini menolong Anda guna mendapatkan sudut pandang yang bertolak belakang serta objektif dari seseorang yang tidak terpengaruh secara individu oleh masalah tersebut.

3. Tarik nafas

Walau tersiar sederhana, tetapi memungut nafas ialah salah satu teknik paling efektif guna memperlambat detak jantung dan memberi peluang pada diri Anda guna meredakan emosi dan kembali beranggapan dengan jernih.

4. Berhitung hingga angka 10

Sama halnya dengan memungut nafas, menghitung angka 1 hingga 10 memberi Anda peluang untuk diam sejenak, mendinginkan diri dan pulang fokus. Intinya ialah keluar dari kondisi yang menciptakan stres sampai-sampai Anda tidak terpancing guna bereaksi secara emosional.

5. Fokus pada cerminan keseluruhan

Jangan biarkan perhatian kita teralihkan oleh masalah sepele, misalnya menggali tahu siapa yang sebenarnya mengakibatkan kekacauan tersebut. Fokus pada target yang dituju dan cari penyelesaian untuk mencapainya. Hal-hal lainnya tidak perlu dipungut pusing.

6. Coba guna mengalah

Jika kita sedang berurusan dengan sejawat yang menyulitkan, kami paham perasaan Anda. Menanggapi mereka tidak akan menuntaskan masalah, jadi usahakanlah mengalah dan menjadi pihak yang lebih bijak.

Tidak gampang untuk mengendalikan rasa marah Anda saat seluruh unsur tubuh serasa murka dan uap rasanya terbit dari kedua telinga Anda, tetapi keterampilan untuk tetap tenang dan berkepala dingin dalam situasi sarat tekanan adalahciri kepemimpinan yang kuat. Jika Anda berangan-angan untuk meniti karir di bidang manajemen di masa depan, keterampilan ini patut guna diasah.