Friday, 30 August 2019

6 Pikiran Negatif yang Harus Segera Disingkirkan



6 Pikiran Negatif yang Harus Segera Disingkirkan

Ilustrasi Wanit. Unsplash/Mimi Thian

Ada tidak sedikit hal yang kita rasakan paling baik. Misalnya resep steak yang lezat dan paling mudah, bungalow yang kita pesan guna liburan, atau terhubung pulang dengan rekan lama kita yang sudah lama hilang. Tetapi kadang-kadang, seluruh hal positif ini dapat pulang menjadi debu saat pikiran kita mulai berpacu dengan pikiran-pikiran negatif.

Melansir lamanPurewow, evaluasi yang tidak berdasar ini ialah pemikiran beracun, menggelegak ke permukaan dan menciptakan Anda menebak-nebak diri sendiri mengenai hal-hal yang seharusnya tidak kita lakukan, dan tentu mengakibatkan stres dan kecemasan. Melepaskan benak negatif ini dan menggantinya dengan pilihan yang lebih sehat akan menolong Anda mencapai situasi pikiran yang lebih positif yang bakal memberi kita kualitas hidup yang lebih baik. Meskipun memang tidak selalu gampang untuk mengolah pemikiran kita, tetapi tersebut sangat berharga.

Berikut ini sejumlah pikiran negatif dan teknik mengubahnya jadi lebih baik

1. Apakah Mereka Menyukai Saya?
Pada tingkat tertentu, seluruh orang hendak disukai. Anda barangkali bertanya-tanya apakah teman kerja atau bos Anda menyenangi Anda, atau bahkan rekan dan family Anda. Mungkin tidak masalah apakah mereka memberi tahu Anda masing-masing hari bahwa mereka menyenangi Anda. Begitu benak beracun ini menginjak pikiran Anda, tersebut akan menempel selamanya.

Ketika kita mendapati diri kita memikirkan pemikiran ini, gantilah dengan dalil mengapa Anda menyenangi diri sendiri. Pada akhirnya, tidak masalah apakah terdapat yang suka atau tidak. Jika kita menjalani kehidupan terbaik kita sebagai diri-sejati Anda, itulah satu-satunya urusan yang penting.

2. Apakah Saya Membuat Kesalahan?
Apakah yang kita lakukan tersebut besar atau kecil, menganiaya diri kita dengan bertanya-tanya apakah sesuatu tersebut kesalahan melulu akan menciptakan Anda menderita. Sebaliknya, usahakanlah bersyukur. Tidak terdapat yang sempurna, jadi kita tidak bisa bercita-cita diri kita juga. Tidak terdapat orang beda yang melacak berapa lama Anda dapat pergi tanpa mengacaukannya. Jika kekeliruan terjadi, hiruplah dan kerjakan yang terbaik guna tidak mengulanginya lagi. Itu yang dapat dilakukan siapa saja.

3. Apa yang Akan Salah?
Masuk ke kondisi yang baru dapat menakutkan. Tidak masalah andai Anda bungee jumping dari tebing atau mengupayakan sushi yellowtail guna kesatu kalinya. Saat di mana Anda mengupayakan untuk melangkah terbit dari zona nyaman kita menakutkan.

Kebiasaan bertanya-tanya apa yang bakal salah saat Anda akan mengupayakan sesuatu yang baru berawal dari bertambahnya kecemasan, yang mempengaruhi jasmani pada tubuh Anda. Penelitian telah mengindikasikan bahwa kegelisahan mengganti kadar kortisol Anda, memaksa tubuh kita menjadi stres yang mengerjakan hal-hal seperti menciptakan Anda meningkat berat badan dan mempunyai tekanan darah lebih tinggi.

Ganti segalanya dan tanyakan pada diri kita pertanyaan sebaliknya. Bagaimana urusan baru tersebut akan meningkatkan sukacita dalam hidup kita atau memberi Anda empiris baru? Ini akan menciptakan situasinya tampak tidak cukup menakutkan dan mengarah pada petualangan yang lebih positif dalam hidup Anda.

4. Bagaimana Saya Akan Gagal?
Kegagalan, seperti menciptakan kesalahan, tidak bisa dihindari. Ingatkan diri kita bahwa seluruh orang gagal. Tetapi berfokus pada bagaimana urusan tersebut akan terjadi pada kita bahkan sebelum kita mencoba,hampir tentu akan menciptakan diri kita gagal. Alih-alih merenungkan bagaimana kematian kita yang tak terhindarkan bakal terjadi, fokuslah pada bagaimana Anda bakal berhasil. Dan ketahuilah bahwa andai Anda “gagal,” itu melulu kesempatan guna membingkai ulang kondisi sebagai kesempatan untuk tumbuh. Belajarlah dari apa yang mengakibatkan kegagalan dan usahakanlah untuk tidak mengulanginya. Dan andai Anda kesudahannya mengulanginya, belajarlah juga. Itu unsur dari menjadi manusia.

5. Apakah Saya Cukup Baik?
Pola pikir ini mengarungi batas saat Anda mulai bertanya-tanya apakah Anda lumayan baik guna hal-hal sehari-hari. Untuk mengungguli pemikiran beracun ini, Anda mesti memperbaiki keyakinan diri Anda. Lakukan hal-hal laksana menegaskan keberhasilan Anda, tidak peduli seberapa kecil mereka. Tetapkan destinasi kecil dan rayakan saat Anda mencapainya. Tindakan kecil perawatan diri paling membantu membina rasa percaya diri Anda, jadi kita tidak butuh bertanya-tanya apakah kita sudah lumayan baik lagi.

6. Akan Seperti Apa Pendapat Mereka?
Setelah Anda menciptakan atau mengerjakan sesuatu, wajar andai Anda bertanya-tanya apa yang bakal dipikirkan orang. Cobalah guna mendengar pendapat sebagai kritik yang membina kapan juga Anda bisa. Jika kita mendengar sesuatu yang sama sekali tidak kita setujui, belajarlah guna melepaskannya. Tidak apa-apa untuk seseorang guna tidak menyenangi sesuatu yang kita lakukan. Mereka barangkali belum menginternalisasikannya, jadi kita tidak butuh melakukannya juga.