Jangan Makan Steak Pakai Kentang Goreng, Bahaya!
Siapa tidak suka makanan lezat? Kerap orang mengira, andai dua urusan lezat dipadukan, hasilnya bakal lebih lezat lagi. Sering kali tersebut benar, namun mungkin pun kurang sehat bikin tubuh.
Yang lebih tidak menguntungkan lagi, kadang-kadang orang memang berjuang mengonsumsi makanan yang sehat. Tapi ternyata yang baik untuk tubuh andai dimakan terpisah, karena bila dikombinasikan dapat merugikan.
Intinya, mengombinasikan makanan dan minuman dapat dilakukan, namun ada aturannya. Tergantung sumber, aturannya dapat berbeda-beda, namun yang sangat umum ialah lima prinsip ini.
Pertama, melulu makan buah ketika perut kosong, khususnya melon. Kedua, tidak boleh mencampur pati dan protein. Ketiga, tidak boleh mengombinasikan pati dan makanan yang berisi asam. Keempat, tidak boleh mencampur sejumlah tipe protein. Hanya konsumsi produk susu ketika perut kosong, khususnya susu.
Berikut sejumlah kombinasi makanan yang umum ditemukan, namun sesungguhnya tidak cukup sehat.
1. Sandwich dan kopi instan
Ini jenis sarapan yang paling sering ditemukan. Bagi tidak sedikit orang ini telah jadi kebiasaan. Masalahnya, karbohidrat simpel di dalam roti sandwich menangkal kalsium di dalam keju untuk dapat dicerna dengan baik, sebenarnya kalsium baik untuk kesehatan kardiovaskular.
Jika diperbanyak kopi instan, tidak terdapat manfaatnya sama sekali untuk kesehatan. Solusinya, minumlah teh hijau, tidak boleh kopi.
2. Kentang dan daging
Siapa dapat menolaknya? Sudah jelas enak. Tapi ini sebetulnya kombinasi yang tidak sehat. Pati yang dikandung kentang membutuhkan cairan pencernaan yang alkalotis. Sementara protein di dalam daging membutuhkan cairan pencernaan yang asam. Jika dikombinasikan, kedua makanan ini ketika di dalam perut bakal menyulut rasa mulas, bersendawa dan penumpukan gas.
3. Pasta dan daging cincang
Ini kabar buruk untuk penggemar spaghetti bolognese. Tapi laksana halnya kombinasi daging dengan kentang. Kelenjar liur pada insan menghasilkan amilase, yang mentransformasi pati di dalam pasta menjadi gula.
Dan andai gula simpel menyelubungi protein, yang ada dalam daging, maka terbentuklah gabungan kimia riskan yang dapat menyebabkan diabetes dan penyakit kardiovaskular.
4. Produk susu dan nanas
Resep es krim nanas atau milkshake yang lezat dapat ditemukan di internet. Tetapi makanan asam menciptakan pencernaan berlangsung lambat, khususnya di pagi hari. Di samping itu, nanas berisi enzim bromelain yang dapat menyebabkan keracunan bila dibaur dengan produk susu.
Bromelain pun menyebabkan susu mengental. Solusinya, campur aprikot atau prem kering dengan produk susu. Segar dan mudah diubah tubuh.
5. Mentimun dan tomat
Ini di antara kombinasi sayuran yang sangat sering ditemukan di sekian banyak negara. Tapi menurut keterangan dari riset, kombinasi ini dapat mengganggu proses biokimia tubuh. Ini dapat menyulut proses pengapuran. Di samping itu, masa-masa pencernaan kedua sayuran ini berbeda. Jika dikombinasikan, justeru mengganggu sistem pencernaan. Jadi usahakan dicicipi secara terpisah.
6. Teh dan madu
Madu dinilai sebagai pemanis yang lebih sehat daripada gula. Tetapi dalam suhu tinggi dapat membuatnya bermasalah. Madu yang lumer di dalam teh, dan dalam suhu tinggi terus menerus, contohnya di dalam termos, dapat menyebabkan Hydroxymethylfurfural (HMF), yang merugikan tubuh.
Solusinya, nikmati madu dengan minuman dingin. Jika dengan kopi atau teh usahakan, pada suhu 50-60 derajat Celsius dan dikuras dalam sejumlah menit.
7. Bir dan kacang
Ini kerap didatangi jika orang merasakan waktu luang bareng teman. Makanan berkadar garam tinggi berisi tidak sedikit sodium, sampai-sampai tubuh kehilangan tidak sedikit cairan, dan orang jadi haus. Akibatnya, orang minum bir lebih tidak sedikit lagi, sebenarnya bir berisi kalori dalam jumlah lumayan tinggi. Ini dapat menambah mutu tubuh. Solusinya, minum air putih atau air soda juga.
